8 Alasan Anda Harus Memiliki Website Mobile-Friendly

Saturday, 16 January 2016 04:28

Perlu Gak Sih Pakai Antivirus di Android?

Bahasan kali ini adalah tentang perlu atau tidaknya kehadiran Antivirus di smartphone Android kamu. Karena, banyak orang yang mengeluhkan dengan hadirnya Antivirus hanya akan memperlambat Android, sedangkan ada juga yang mengatakan bahwa Antivirus merupakan aplikasi yang wajib ada di setiap smartphone Android.

Faktanya, Android menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan hingga saat ini. Oleh karena itu, tidak heran jika Android menjadi incaran empuk para oknum-oknum jahat yang ingin memanfaatkan kemegahan Android.

Dari Google sendiri, selaku pembesut Android, telah menciptakan perlindungan dasar untuk para pengguna, yaitu dengan Google Play Services, dengan fitur real-time scanner-nya, GPS dapat memverifikasi setiap aplikasi yang hendak di-install.

Jadi, Apa Perlu Install Antivirus di Android?

Menurut saya pribadi, Antivirus adalah hal yang perlu dan tidak perlu. Dalam arti begini, Antivirus terkadang memakan resource atau sumber daya yang cukup besar, karena harus selalu berjalan (running) di belakang sistem, sehingga dapat menghabiskan baterai. Tentu kondisi seperti ini akan merepotkan bagi pengguna smartphone kelas menengah ke bawah yang RAM-nya pas-pasan.

Sebaliknya, jika kamu memiliki RAM besar dan tidak terbebani dengan adanya Antivirus, ya lebih baik pasang saja, karena demi keamanan juga. Sebagai referensi, kamu bisa baca 3 Hal Penting Sebelum Download Antivirus Android.

Cara Menghindari Ancaman Jika Tidak Menginstall Antivirus

  • Sebisa mungkin jangan Install Aplikasi di luar dari Google Play Store. Jika memang terpaksa, pastikan file APK yang ingin di-install berasal dari sumber yang terpercaya. Karena bisa saja APK tersebut sudah disisipkan script yang bisa mengambil informasi pribadi atau keuangan kamu.
  • Jangan sembarang klik atau buka link yang tidak dikenal. Semisal kamu mendapatkan broadcast dari teman yang berisikan link, alangkah baiknya tanyakan dulu itu link apa, bisa jadi teman kamu sudah dibajak untuk menyebarkan link scam yang nantinya dapat merugikan.
  • Jangan juga sepenuhnya percaya dengan aplikasi yang ada di Google Play Store. Google tidaklah sempurna, terkadang masih ada aplikasi yang dianggap merugikan tetapi masih bisa di-download dari Play Store. Sebaiknya, sebelum men-download, kamu perhatikan dulu Review dari orang-orang yang sudah mencobanya.

Kalau dari saya pribadi, Saya sendiri tidak meng-install Antivirus di Android, Karena jika kita paham dan dapat memilih mana aplikasi yang layak install atau tidak, semua dapat teratasi. Hanya saja, tentu hal tersebut sangatlah beresiko. Jika kamu ingin melindungi Smartphone, kamu dapat memasangnya. Karena, hal yang sebenarnya dapat mengamankan Android adalah kamu sendiri, bukan Antivirus, karena kamu tau dan harus tau apa saja yang harus di-install dan tidak.

Published in Blog FikDesign

Kemajuan teknologi tentunya diiringi banyak sekali kemajuan di bidang lain termasuk kemajuan dalam pembuatan sebuah virus, malware, adware dan lain sebagainya yang bertujuan mendapatkan informasi, keuntungan atau data personal dari pengguna PC yang terinfeksi. Kali ini muncul berita dimana terdapat sebuah adware yang cukup kuat bahkan membuat banyak antivirus populer tidak berdaya menghadapinya.

Adware Berbahaya Ini Bernama Vonteera

Adware akan menginfeksi komputer milikmu dengan efek akan banyak sekali iklan-iklan yang tampil mulai berukuran kotak, pop up, hingga kamu tidak bisa menggunakan klik kiri kamu ketika browsing. Beberapa perusahaan antivirus telah mengembangkan sebuah sistem pertahanan dari serangan Adware, tetapi Adware yang satu ini justru mematikan fungsi antivirus itu sendiri. Adware berbahaya ini bernama Vonteera dengan cara kerja mematikan fungsi antivirus dan membuat antivirus tidak bisa digunakan bahkan update sekalipun.

Beberapa Antivirus yang terkena dampak serangan ini yaitu Avast, AVG, Avira, Baidu, BitDefender, ESET, Lavasoft, Malwarebytes, McAfee, Panda, ThreatTrack, dan Trend Micro. Berdasarkan tulisan di Tomsguide, Vonteera memiliki beberapa cara untuk menginfeksi yaitu dengan mengganti shortcut di Desktop dan Taskbar yang nantinya ketika di klik akan langsung menuju ke halaman browser dan membuka website iklan.

Tetapi Tim dari Malwarebytes telah berhasil menangani masalah ini dari sisi antivirus miliknya. Untuk yang browsernya telah terinfeksi solusinya adalah Reset browser setting milikmu.

 

sumber : Malwarebytes

Published in Blog FikDesign

Internet sudah menjadi kebutuhan setiap orang. Smartphone menjadi tidak ada artinya jika tidak ada koneksi internet. Segala sesuatunya sekarang membutuhkan internet, mulai dari Facebook, Twitter, hingga membuka FikDesign sendiri membutuhkan koneksi internet.

Hanya saja, ada kendala yang menghantui para pengguna internet, yakni kuota. Bukan sebuah masalah besar memang jika kamu adalah pengguna internet unlimited, tapi gimana jika ada batasan kuota setiap bulannya?

Bisa saja kamu menghabiskan 10GB - 20GB hanya untuk membeli paket internet. Nah, sekarang kami punya trik menarik agar hanya dengan kuota 100MB tersebut bisa bertahan untuk 1 bulan penuh.

Cara Hemat Kuota Internet Android

Download dan install Opera Max.

Jalankan Opera Max, Untuk memulai mode hemat kuota, kamu harus mengaktifkannya dengan menekan tombol "CONNECT". Klik OK.

Kuota Kamu Sekarang Sudah Dihemat

Cara Kerja

Opera Max ini adalah aplikasi Data Manager sekaligus VPN, namun tanpa mengurangi kecepatan internet kamu. Tugas utama dari Opera Max ini adalah menghentikan aplikasi-aplikasi yang mengambil koneksi internet secara diam-diam di background.

Published in Blog FikDesign
Thursday, 22 October 2015 08:33

Tanda-Tanda Smartphone Kamu Kena Spyware

Tidak bisa dipungkiri kalau saat ini perkembangan smartphone sangat pesat sekali, mulai dari spesifikasi hingga sistem operasinya. Penggunaan internet juga sudah menjadi hal wajib di kalangan pengguna smartphone saat ini. Tentunya sangat tidak keren kalau punya smartphone canggih tapi gak bisa internetan kan. Dengan selalu terkoneksinya smartphone atau perangkat lain dengan internet dan memanfaatkan kurangnya kewaspadaan pengguna dengan file, aplikasi, dan data lain yang masuk ke smartphone miliknya bukan tidak mungkin kalau ada ancaman yang masuk bahkan menginfeksi smartphone milikmu seperti malware, adware, spyware, trojan dan lain sebagainya yang bisa merusak sistem bahkan lebih parahnya mengambil data pribadi milikmu.

1. Baterai Tiba-Tiba Boros

Baterai habis dan diduga bocor? Mungkin kamu harus berpikir ada hal lain yang membuat baterai kamu boros. Ketika kamu hanya menggunakan smartphone milikmu biasa saja tetapi baterai cepat habis, mungkin ada program lain yang berjalan di background yang bisa jadi adalah malware.

2. Smartphone Tiba-Tiba Panas

Jika sedang di-charge atau digunakan untuk main game, mungkin panas ini wajar-wajar saja. Tetapi apa yang terjadi ketika tidak sedang digunakan dan smartphone kamu panas mendadak? Hal ini bisa mengindikasikan ada program yang diduga spyware berjalan di background dan menggunakan resource smartphone milikmu.

3. Smartphone Melambat

Spesifikasi tinggi dan sudah update ke sistem operasi terbaru tetapi smartphone masih saja lambat? Indikasinya seperti nomor 2, dimana ada spyware yang berjalan di background dan menggunakan resource smartphone secara maksimal.

4. Smartphone Otomatis Restart

Tidak keren kan lagi digunakan ternyata tiba-tiba restart. Masalah ini jangan disepelekan, bisa jadi ada spyware yang terdapat di smartphone milikmu dan menjalankan perintah restart pada waktu tertentu. Jika sering sekali restart maka coba dicek setiap berapa jam sekali restart.

5. Ada Folder Tidak Dikenal

Hal ini mungkin jarang sekali kamu cek, dimana bisa tiba-tiba muncul folder yang tidak kamu kenal di sistem. Jika kamu merasa tidak pernah menginstal atau menggunakan folder tersebut sebelumnya, sebaiknya dihapus saja.

6. Muncul Aplikasi yang Tidak Pernah Diinstall

Perhatikan pada smartphone kamu baik-baik, apakah ada aplikasi yang tidak pernah kamu install tetapi ada di smartphone kamu? Jika ada, sangat disarankan untuk dihapus. Kamu bisa menghapus aplikasi melalui Application Manager.

6 tanda diatas adalah sebagaian besar tanda jika smartphone milikmu sudah terkena spyware. Jadi apakah kamu sudah pernah mengalami salah satu tanda di atas? Atau ada masukkan lain? Silahkan komentar di bawah ini ya.

Published in Blog FikDesign