6 Trik Meningkatkan Klik di Media Sosial

Web Hosting merupakan salah satu bentuk layanan jasa penyewaan tempat untuk menaruh file-file website/blog dari perorangan maupun organisasi atau perusahaan sehingga website/blog tersebut dapat diakses oleh seluruh orang dari penjuru dunia. Seiring dengan perkembangan teknologi, perusahaan web hosting di Indonesia maupun web hosting luar negeri menjamur begitu cepat. Mereka saling bersaing dalam menggaet para pelanggannya dengan cara menawarkan hosting + domain gratis sampai menjual hosting dengan harga murah.

Meskipun demikian, Anda perlu berhati-hati dengan iming-iming yang mereka tawarkan. Lihat dulu fitur yang mereka tawarkan, sesuai tidak dengan harga dan kebutuhan Anda. Selain dari segi fitur dan harga, ada juga tips lain dalam memilih web hosting. Berikut ini tipsnya:

1. Pastikan Bandwidth

Bandwidth menjadi hal terpenting dalam memilih web hosting. Kenapa? Karena bandwidth diibaratkan sebagai sebuah jalan untuk mengakses website Anda. Coba Anda bayangkan jika jatah bandwidth yang ditawarkan oleh provider web hosting hanya sebatas beberapa GB saja, ya katakanlah 1 - 5 GB bandwidth namun trafik pengunjung web Anda sangat padat. Pastilah web yang Anda kelola akan nge-down. Saran saya pilihlah provider web hosting yang menawarkan bandwidth unlimited. Atau setidaknya di atas 100 GB bandwidth sudah lumayan cukup.

2. Sesuaikan Kapasitas Hosting

Kalau dilihat dari segi kapasitas tergantung kebutuhan Anda. Jika website yang Anda kelola terdapat banyak gambar atau video HD alangkah baiknya cari web hosting dengan kapasitas unlimited. Akan tetapi jika web Anda hanya berisi teks dan gambar ukuran kecil kapasitas 500 MB - 2 GB cukup lah.

3. Keamanan Hosting Hal Paling Utama

Faktor keamanan harus diperhatikan dalam memilih web hosting. Apakah provider yang Anda pilih mampu menjamin web Anda bebas dari serangan DDOS atau attacker lainnya? Pilihlah web hosting yang berani menjamin web Anda aman dari serangan hacker contohnya serangan DDOS, Flooding, Deface, dll. Tanyakan dulu kepada customer service-nya perihal faktor keamanan tersebut. Biasanya provider web hosting profesional selalu mengintegrasikan faktor keamanan ke dalam paket hosting mereka.

4. Cek ReView dari Pelanggan lain

Sebelum memantapkan pilihan kepada web hosting yang Anda pilih, lihat dulu review dari para pelanggan lain. Apakah komentar mereka positif atau berisi komplain atas layanan yang diberikan. Kalau review-nya kebanyakan komentar positif, web hosting tersebut pantas masuk ke daftar web hosting incaran Anda. Jangan lupa untuk mengunjungi link web dari para reviewer tersebut. Setelah Anda kunjungi, Anda bisa menilai sendiri apakah akses web-nya cepat atau lelet.

5. Perhatikan Lokasi Server

Lokasi server sangat berpengaruh pada kecepatan loading web Anda. Bila target audience atau pengunjung berasal dari Indonesia pilihlah lokasi server di Indonesia. Berikut ini alasan hosting di Indonesia:

  • Jika situs Anda mempunyai gambar atau video yang banyak dan tujuan audiensi dari masyarakat Indonesia, maka lokasi server Indonesia harus menjadi pilihan nomor satu bagi Anda untuk kecepatan akses gambar dan video dari Indonesia, karena sudah menjadi pembicaraan umum bahwa backbone penyedia internet Indonesia kebanyakan lebih besar pada jalur Indonesia daripada jalur luar.
  • Hosting Indonesia juga cocok untuk kantor, sekolah, dan instansi pemerintahan karena pemerintah lebih banyak memakai gateway dalam negeri.
  • Jika tujuan email yang Anda kirim kebanyakan ke perusahaan Indonesia maka server di Indonesia adalah pilihannya.

Jika Anda tidak mementingkan asal audience alangkah baiknya memilih lokasi server di luar negeri. Berikut ini alasan hosting di luar negeri:

  • Jika Anda mempunyai situs yang Anda optimasi untuk mesin pencari (SEO)
  • Jika situs Anda memang lebih banyak prioritas dari luar negeri
  • Jika Anda pengguna wordpress yang ingin memanfaatkan semua fasilitas wordpress dan juga rutin melakukan update theme dan plugin.
  • Jika Anda aktif mengirim/menerima email ke/dari Yahoo atau Gmail terutama yang menggunakan attachment besar.
  • Jika Anda memakai Blackberry untuk mengirim/menerima email.

6. Teknologi dan Hardware yang di Gunakan

Lihatlah pada halaman fitur di website resmi provider hosting, biasanya provider yang jujur dan profesional selalu mencantumkan teknologi dan hardware yang mereka gunakan. Syukur kalau sudah menggunakan teknologi cloud computing dan memakai hardware masa kini misalnya dari segi prosesor memakai prosesor generasi terbaru, dari segi storage memakai SSD (Solid State Drive), dan lain-lain.

7. Uptime Hosting : Apakah sudah 100% ?

Hosting uptime adalah lama waktu sebuah server hosting dapat memberikan layanannya kepada pelanggan. Nilai uptime biasanya diukur dengan persen, misalnya 98% atau 99.99%. Uptime sering menjadi patokan kualitas sebuah web hosting, karena dengan melihat waktu uptime kita jadi tahu seberapa lama server bisa berjalan tanpa interupsi/gangguan. Semakin tinggi uptime, semakin baik pula kualitas hosting tersebut. Nilai tertinggi uptime adalah 100%, yang berarti tidak pernah terjadi gangguan pada server tersebut. Jika uptime yang ditawarkan adalah 99% per bulan, maka berarti jika ada downtime di atas 1% x 30 x 24 jam (7,2 jam), maka Anda baru dapat mengklaim perusahaan tersebut. Web hosting yang menawarkan 99.9% uptime berarti tidak akan ada downtime kurang dari 2 menit per harinya.

 

Published in Blog FikDesign