Begini Cara Hemat Kuota 100MB Untuk 1 Bulan Penuh

Saturday, 16 January 2016 04:28

Perlu Gak Sih Pakai Antivirus di Android?

Bahasan kali ini adalah tentang perlu atau tidaknya kehadiran Antivirus di smartphone Android kamu. Karena, banyak orang yang mengeluhkan dengan hadirnya Antivirus hanya akan memperlambat Android, sedangkan ada juga yang mengatakan bahwa Antivirus merupakan aplikasi yang wajib ada di setiap smartphone Android.

Faktanya, Android menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan hingga saat ini. Oleh karena itu, tidak heran jika Android menjadi incaran empuk para oknum-oknum jahat yang ingin memanfaatkan kemegahan Android.

Dari Google sendiri, selaku pembesut Android, telah menciptakan perlindungan dasar untuk para pengguna, yaitu dengan Google Play Services, dengan fitur real-time scanner-nya, GPS dapat memverifikasi setiap aplikasi yang hendak di-install.

Jadi, Apa Perlu Install Antivirus di Android?

Menurut saya pribadi, Antivirus adalah hal yang perlu dan tidak perlu. Dalam arti begini, Antivirus terkadang memakan resource atau sumber daya yang cukup besar, karena harus selalu berjalan (running) di belakang sistem, sehingga dapat menghabiskan baterai. Tentu kondisi seperti ini akan merepotkan bagi pengguna smartphone kelas menengah ke bawah yang RAM-nya pas-pasan.

Sebaliknya, jika kamu memiliki RAM besar dan tidak terbebani dengan adanya Antivirus, ya lebih baik pasang saja, karena demi keamanan juga. Sebagai referensi, kamu bisa baca 3 Hal Penting Sebelum Download Antivirus Android.

Cara Menghindari Ancaman Jika Tidak Menginstall Antivirus

  • Sebisa mungkin jangan Install Aplikasi di luar dari Google Play Store. Jika memang terpaksa, pastikan file APK yang ingin di-install berasal dari sumber yang terpercaya. Karena bisa saja APK tersebut sudah disisipkan script yang bisa mengambil informasi pribadi atau keuangan kamu.
  • Jangan sembarang klik atau buka link yang tidak dikenal. Semisal kamu mendapatkan broadcast dari teman yang berisikan link, alangkah baiknya tanyakan dulu itu link apa, bisa jadi teman kamu sudah dibajak untuk menyebarkan link scam yang nantinya dapat merugikan.
  • Jangan juga sepenuhnya percaya dengan aplikasi yang ada di Google Play Store. Google tidaklah sempurna, terkadang masih ada aplikasi yang dianggap merugikan tetapi masih bisa di-download dari Play Store. Sebaiknya, sebelum men-download, kamu perhatikan dulu Review dari orang-orang yang sudah mencobanya.

Kalau dari saya pribadi, Saya sendiri tidak meng-install Antivirus di Android, Karena jika kita paham dan dapat memilih mana aplikasi yang layak install atau tidak, semua dapat teratasi. Hanya saja, tentu hal tersebut sangatlah beresiko. Jika kamu ingin melindungi Smartphone, kamu dapat memasangnya. Karena, hal yang sebenarnya dapat mengamankan Android adalah kamu sendiri, bukan Antivirus, karena kamu tau dan harus tau apa saja yang harus di-install dan tidak.

Published in Blog FikDesign

Kemajuan teknologi tentunya diiringi banyak sekali kemajuan di bidang lain termasuk kemajuan dalam pembuatan sebuah virus, malware, adware dan lain sebagainya yang bertujuan mendapatkan informasi, keuntungan atau data personal dari pengguna PC yang terinfeksi. Kali ini muncul berita dimana terdapat sebuah adware yang cukup kuat bahkan membuat banyak antivirus populer tidak berdaya menghadapinya.

Adware Berbahaya Ini Bernama Vonteera

Adware akan menginfeksi komputer milikmu dengan efek akan banyak sekali iklan-iklan yang tampil mulai berukuran kotak, pop up, hingga kamu tidak bisa menggunakan klik kiri kamu ketika browsing. Beberapa perusahaan antivirus telah mengembangkan sebuah sistem pertahanan dari serangan Adware, tetapi Adware yang satu ini justru mematikan fungsi antivirus itu sendiri. Adware berbahaya ini bernama Vonteera dengan cara kerja mematikan fungsi antivirus dan membuat antivirus tidak bisa digunakan bahkan update sekalipun.

Beberapa Antivirus yang terkena dampak serangan ini yaitu Avast, AVG, Avira, Baidu, BitDefender, ESET, Lavasoft, Malwarebytes, McAfee, Panda, ThreatTrack, dan Trend Micro. Berdasarkan tulisan di Tomsguide, Vonteera memiliki beberapa cara untuk menginfeksi yaitu dengan mengganti shortcut di Desktop dan Taskbar yang nantinya ketika di klik akan langsung menuju ke halaman browser dan membuka website iklan.

Tetapi Tim dari Malwarebytes telah berhasil menangani masalah ini dari sisi antivirus miliknya. Untuk yang browsernya telah terinfeksi solusinya adalah Reset browser setting milikmu.

 

sumber : Malwarebytes

Published in Blog FikDesign

Internet sudah menjadi kebutuhan setiap orang. Smartphone menjadi tidak ada artinya jika tidak ada koneksi internet. Segala sesuatunya sekarang membutuhkan internet, mulai dari Facebook, Twitter, hingga membuka FikDesign sendiri membutuhkan koneksi internet.

Hanya saja, ada kendala yang menghantui para pengguna internet, yakni kuota. Bukan sebuah masalah besar memang jika kamu adalah pengguna internet unlimited, tapi gimana jika ada batasan kuota setiap bulannya?

Bisa saja kamu menghabiskan 10GB - 20GB hanya untuk membeli paket internet. Nah, sekarang kami punya trik menarik agar hanya dengan kuota 100MB tersebut bisa bertahan untuk 1 bulan penuh.

Cara Hemat Kuota Internet Android

Download dan install Opera Max.

Jalankan Opera Max, Untuk memulai mode hemat kuota, kamu harus mengaktifkannya dengan menekan tombol "CONNECT". Klik OK.

Kuota Kamu Sekarang Sudah Dihemat

Cara Kerja

Opera Max ini adalah aplikasi Data Manager sekaligus VPN, namun tanpa mengurangi kecepatan internet kamu. Tugas utama dari Opera Max ini adalah menghentikan aplikasi-aplikasi yang mengambil koneksi internet secara diam-diam di background.

Published in Blog FikDesign
Saturday, 24 October 2015 01:32

6 Trik Meningkatkan Klik di Media Sosial

Siapa yang tidak mengenal media sosial?

Primadona baru dalam bersosialisasi ini memang sangat ramai digunakan beberapa tahun belakangan. Setelah era Friendster dan Myspace, muncul gelombang baru media sosial dengan beragam fitur canggih mulai dari Facebook, Twitter, Google+, si “superblog” Tumblr, hingga aplikasi mobile seperti Path dan Instagram. Membuat konten yang dibicarakan oleh banyak orang tentu menjadi idaman, terutama untuk pelaku bisnis dalam hal promosi dan meningkatkan brand awareness serta penjualan suatu produk/layanan.

Banyak orang mengira promosi di media sosial hanya sekedar memposting layanan mereka terus-terusan tanpa pandang bulu. Secara sederhana, konsepnya memang seperti itu. Tapi Anda perlu ingat, dalam memenangkan suatu pertempuran (kami tidak ingin melebih-lebihkan, namun dalam hal ini adalah persaingan dengan kompetitor Anda), taktik dan strategi yang tepat memang diperlukan.

Ada banyak cara bagaimana Anda dapat meraih keuntungan lebih banyak bagi bisnis Anda melalui media sosial, salah satunya adalah membuat postingan yang terhubung dengan website Anda. Cara ini memang ampuh dalam menaikkan trafik yang masuk ke website Anda, jika dan hanya jika dilakukan dengan benar. Kami memiliki 6 trik cara meningkatkan klik dari media sosial hanya untuk Anda.

1. Lengkapi Postingan dengan Gambar

Konten visual sangat disukai oleh pengguna internet. Setidaknya, itulah mengapa meme lelucon lebih mudah menjadi viral di media sosial. Jika Anda masih kurang percaya, kami memiliki datanya untuk Anda. Postingan dengan gambar juga memiliki peluang untuk dilihat 94% lebih tinggi dibandingkan postingan berbasis teks. Kemudian, sebanyak 60% pelanggan lebih memilih menghubungi bisnis yang menampilkan gambar secara jelas. Tentu saja bukan sembarang gambar yang perlu Anda pasang. Buat postingan gambar ini unik namun tetap relevan dengan apa yang Anda tawarkan.

2. Waktunya Bertindak: Call-to-Action

Setelah menambahkan gambar pada postingan Anda, ada baiknya Anda juga menambahkan frasa call-to-action atau ajakan untuk bertindak. Ajakan bertindak ini bisa diletakkan di kalimat atau di dalam image postingan Anda tersebut. Anda dapat menggunakan beberapa kata yang banyak digunakan dalam postingan populer Facebook seperti “terbaik”, “mengapa”, dan “bagaimana”. Sementara itu, kata-kata seperti “retweet”, “gratis”, “follow”, dan “lihat” banyak digunakan dalam postingan populer.

3. Bagikanlah Konten Terbaik Anda

Apakah Anda masih ingat dengan golden rule pemasaran online “konten adalah raja?” Ya, website Anda akan dinilai berdasarkan konten yang Anda miliki. Gambar yang fantastis dan kalimat postingan yang memikat tak ada artinya tanpa konten yang baik. Oleh karena itu, selalu curahkan perhatian Anda dalam membuat konten yang benar-benar berkualitas baik, unik, dan berguna bagi calon pelanggan Anda. Jangan pernah berikan informasi yang kualitasnya setengah-setengah. Mengapa? Karena jika Anda memberikan konten yang baik, mereka akan dengan senang hati mengunjungi website Anda.

4. Tambahkan #Hashtag

Penggunaan hashtag pertama kali diaplikasikan oleh sistem IRC atau Internet Relay Chat pada tahun 1988. Tujuannya adalah untuk mengkategorikan pesan, gambar, atau video berdasarkan kesamaan. Dengan hashtag pengguna juga dapat melakukan pencarian query yang diinginkan dengan lebih mudah. Nah, belakangan ini hashtag kembali banyak digunakan. Pelopornya adalah media sosial Twitter dan pertama kali diperkenalkan pada tahun 2007 silam dengan kegunaan yang sama. Selanjutnya, media sosial lain seperti Facebook, Pinterest, Google+, dan Instagram turut mengaplikasikan penggunaan hashtag ini di sistem mereka. Manfaatnya bagi Anda? Anda dapat menggunakan hashtag yang populer dan relevan agar postingan Anda lebih mudah ditemukan!

5. Postingan Anda Indah pada Waktunya

Ya, semua hal memang indah pada waktunya, termasuk postingan Anda di media sosial. Bukan berarti menunda karena postingan bukanlah prioritas utama, namun ini artinya Anda harus menunggu saat yang tepat untuk melakukan posting. Tiap media sosial memiliki “golden time” – atau waktu dimana media sosial tersebut mendapatkan pengunjung terbanyak – yang berbeda-beda. Misalnya di Facebook, postingan Anda akan lebih banyak diklik jika dibagikan pada hari Kamis dan Jumat (mendekati weekend). Kemudian untuk Twitter, postingan Anda akan lebih efektif jika dibagikan pada akhir pekan. Hal ini berkaitan dengankecenderungan pengguna Twitter untuk melakukan browsing brand & informasi produk pada kisaran waktu tersebut.

6. Jangan Terlalu Cepat Berpuas Diri

Berpuas dan berpesta ketika kampanye media sosial Anda berhasil memang tidak dilarang. Namun, jika Anda merasa telah memiliki formula paten untuk kesuksesan Anda, sebaiknya Anda jangan terlalu cepat berpuas diri. Internet dan media sosial adalah ranah dimana perubahan terjadi begitu cepat. Lengah sedikit saja, Anda akan tertinggal. Optimasi berkala dan terus mencoba cara baru adalah kunci kesuksesan memenangkan persaingan dari para kompetitor. Ingat, jangan percaya akan asumsi Anda sendiri. Jika tidak mencoba, Anda tidak akan pernah tahu, bukan?

Dengan 6 trik meningkatkan klik di media sosial ini, tentu Anda dapat memulai kampanye promosi online Anda sendiri. Apabila Anda tidak tahu dari mana Anda harus memulai karena belum memiliki website bisnis, tim ahli pembuatan website FikDesign akan dengan senang hati membantu Anda!

Kami dapat mewujudkan website bisnis idaman sesuai dengan kebutuhan Anda, lengkap dengan segala fitur yang dapat mendukung Anda meraih kesuksesan di internet. Caranya, Anda hanya perlu menghubungi kami di 08577-819-5550 atau dengan mengisi formulir kontak pada bagian lain di halaman ini untuk memulai.

Published in Blog FikDesign

Spam, bukan merk makanan olahan yang dijual di pasar swalayan ya. Spam yang dibahas di sini adalah semacam junk mail atau email sampah yang biasa dan bisa kamu temui di akun email milikmu. Spam sangat mengganggu apalagi jika selalu muncul setiap saat di inbox email, pastinya mengganggu sekali bukan. Belum lagi jika email tersebut terintegrasi dengan Android milikmu, pastinya notifikasi akan masuk terus menerus setiap kali ada spam masuk.

Mengapa ada Spam?

  • Beberapa spam berfungsi untuk mendapatkan uang, ketika seseorang mengirimkan spam dalam bentuk email. Maka dia akan mendapatkan sejumlah uang sebanyak respon dari orang yang membuka email spam tersebut.
  • Ada yang memanfaatkan Spam untuk menjalankan phishing dengan tujuan mencuri data seperti password, nomor kartu kredit, akun bank, dan lainnya.
  • Ada juga yang mengirimkan kode-kode berbahaya yang tidak disadari oleh pengguna ketika membuka spam dan menginfeksi smartphone miliknya.

Cara Melindungi Android dari Spam dan Phishing Scam

Berikut ini tips mengenai cara melindungi Android milikmu atau lebih spesifiknya email milikmu dari serangan Spam.

1. Buat dua email berbeda

Cara paling mudah menghindari spam, selalu gunakan email pribadi milikmu untuk hal-hal penting saja seperti misalnya keperluan bisnis, pekerjaan, relasi, dan pembuatan akun lainnya. Serta buat satu email untuk publik seperti misalnya untuk login ke website-websiter tertentu seperti e-commerce misalnya yang bisa jadi setiap bulan mengirimkan katalog barang-barang baru. Email publik juga biasanya digunakan untuk subscribe dari sebuah website yang disukai atau menarik.

2. Jangan Klik Spam

Model-model spam biasanya terlihat jelas seperti misalnya dalam masuk email tetapi menggunakan bahasa yang tidak kita kenal, dikirim dari website yang tidak pernah diakses sebelumnya, hingga kiriman info barang atau tawaran dari seseorang yang tidak jelas. Jika kamu klik salah satu spam tersebut, bukan tidak mungkin akan masuk spam-spam lainnya.

3. Lihat Baik-Baik sebelum Unsubscribe

Beberapa bentuk spam bisa menyerupai ajakan untuk klik tombol unsubscribe. Sebelum Unsubscribe, lihat lebih jauh apakah kamu pernah subscribe atau bahkan mengakses ke website tersebut.


4. Gunakan Anti-Spam Filtering

Beberapa antivirus telah memiliki fitur anti-spam dan anti-phising yang memastikan keamanan email dan sistem smartphone terjaga 24 jam dari Spam. Contoh antivirusnya adalah Kaspersky Internet Security.

5. Selalu Update Browser

Beberapa Spam dan Phising memanfaatkan celah dari sebuah browser yang tidak di-update oleh penggunanya. Pastikan browser milikmu selalu diperbarui setiap ada versi terbaru dirilis.

Kesimpulannya adalah selalu waspada dan tidak ceroboh dengan klik link atau membuka email. Selalu gunakan antivirus juga untuk memastikan keamanan dari sistem Android yang kamu miliki. Antivirus ini juga berfungsi ketika smartphone milikmu memberikan tanda-tanda terinfeksi spyware dan juga berfungsi sebagai solusi terhindar dari spyware.

Published in Blog FikDesign
Thursday, 22 October 2015 08:33

Tanda-Tanda Smartphone Kamu Kena Spyware

Tidak bisa dipungkiri kalau saat ini perkembangan smartphone sangat pesat sekali, mulai dari spesifikasi hingga sistem operasinya. Penggunaan internet juga sudah menjadi hal wajib di kalangan pengguna smartphone saat ini. Tentunya sangat tidak keren kalau punya smartphone canggih tapi gak bisa internetan kan. Dengan selalu terkoneksinya smartphone atau perangkat lain dengan internet dan memanfaatkan kurangnya kewaspadaan pengguna dengan file, aplikasi, dan data lain yang masuk ke smartphone miliknya bukan tidak mungkin kalau ada ancaman yang masuk bahkan menginfeksi smartphone milikmu seperti malware, adware, spyware, trojan dan lain sebagainya yang bisa merusak sistem bahkan lebih parahnya mengambil data pribadi milikmu.

1. Baterai Tiba-Tiba Boros

Baterai habis dan diduga bocor? Mungkin kamu harus berpikir ada hal lain yang membuat baterai kamu boros. Ketika kamu hanya menggunakan smartphone milikmu biasa saja tetapi baterai cepat habis, mungkin ada program lain yang berjalan di background yang bisa jadi adalah malware.

2. Smartphone Tiba-Tiba Panas

Jika sedang di-charge atau digunakan untuk main game, mungkin panas ini wajar-wajar saja. Tetapi apa yang terjadi ketika tidak sedang digunakan dan smartphone kamu panas mendadak? Hal ini bisa mengindikasikan ada program yang diduga spyware berjalan di background dan menggunakan resource smartphone milikmu.

3. Smartphone Melambat

Spesifikasi tinggi dan sudah update ke sistem operasi terbaru tetapi smartphone masih saja lambat? Indikasinya seperti nomor 2, dimana ada spyware yang berjalan di background dan menggunakan resource smartphone secara maksimal.

4. Smartphone Otomatis Restart

Tidak keren kan lagi digunakan ternyata tiba-tiba restart. Masalah ini jangan disepelekan, bisa jadi ada spyware yang terdapat di smartphone milikmu dan menjalankan perintah restart pada waktu tertentu. Jika sering sekali restart maka coba dicek setiap berapa jam sekali restart.

5. Ada Folder Tidak Dikenal

Hal ini mungkin jarang sekali kamu cek, dimana bisa tiba-tiba muncul folder yang tidak kamu kenal di sistem. Jika kamu merasa tidak pernah menginstal atau menggunakan folder tersebut sebelumnya, sebaiknya dihapus saja.

6. Muncul Aplikasi yang Tidak Pernah Diinstall

Perhatikan pada smartphone kamu baik-baik, apakah ada aplikasi yang tidak pernah kamu install tetapi ada di smartphone kamu? Jika ada, sangat disarankan untuk dihapus. Kamu bisa menghapus aplikasi melalui Application Manager.

6 tanda diatas adalah sebagaian besar tanda jika smartphone milikmu sudah terkena spyware. Jadi apakah kamu sudah pernah mengalami salah satu tanda di atas? Atau ada masukkan lain? Silahkan komentar di bawah ini ya.

Published in Blog FikDesign

Sudahkah bisnis Anda merambah dunia online? Jika Anda dapat membaca tulisan di blog ini, artinya, kemungkinan besar adalah iya. Internet menawarkan peluang ekspansi bisnis yang menjanjikan. Hanya satu hal yang perlu Anda miliki sebagai modal utama.

Website mobile-friendly berbeda dengan website website mobile (tanpa kata ‘friendly’). Kedua jenis website ini memang sama-sama dapat diakses dengan mudah di perangkat mobile. Poin utama yang membedakan adalah website mobile-friendly memiliki alamat URL yang sama dengan website versi desktop-nya, sedangkan website mobile adalah website yang berbeda dari website ‘induk’ Anda.

Oleh karena itu, website mobile-friendly dipilih karena memang lebih ringkas, artinya Anda tidak perlu memiliki dua versi website (desktop dan mobile) agar bisa diakses dengan baik oleh kedua jenis perangkat tersebut. Jadi, secara sederhana, dapat dikatakan bahwa website mobile-friendly menjamin tampilan sempurna di seluruh perangkat mobile dan desktop tanpa melupakan kemudahan aksesnya.

Kami sangat merekomendasikan Anda untuk memiliki website mobile-friendly. Percayalah, Anda akan mendapatkan keuntungan yang belum pernah Anda bayangkan hanya karena memiliki website mobile-friendly. Berikut kami hadirkan 8 alasan mengapa Anda harus memiliki website mobile-friendly sekarang juga. Atau, setidaknya, lebih cepat lebih baik.

1. Penggunaan Perangkat Mobile sedang Meningkat
Alasan pertama mengapa Anda harus memiliki website yang mobile-friendly adalah penggunaan piranti mobile saat ini sedang meningkat. Ya, popularitas piranti mobile sedang tinggi-tingginya pada saat ini. Di Amerika Serikat saja, 58% warga dewasanya memiliki smartphone. Angka ini bisa jadi lebih tinggi di Indonesia. Coba lihat di sekitar Anda, hampir semua orang sudah menggunakan smartphone, bukan? Nah, orang-orang ini adalah pangsa potensial website mobile-friendly Anda, dan kami mengerti bahwa Anda tidak akan menyiakannya begitu saja.

2. Tren Belanja Online sedang Berlangsung
Belanja secara online saat ini sedang nge-tren karena lebih praktis. Anda tinggal membuka website-nya, memilih barang yang diinginkan, melakukan pembayaran, kemudian barang akan dikirimkan ke rumah. Menurut statistik yang dilansir PewInternet.org, 80% pelanggan menggunakan smartphone untuk berbelanja secara online. Ketika mereka berbelanja ke toko di hari libur, 70% pelanggan tetap menggunakan perangkat mobile – biasanya hanya sekedar untuk mencari informasi. Jika Anda memiliki website yang mobile-friendly, bisa jadi website Andalah yang akan menjadi tujuan mereka.

3. Media Sosial Menjaring Pengunjung Mobile
Ke mana pengunjung akun media sosial Anda akan diarahkan? Anda harus mengarahkan pengunjung ke media sosial Anda ke website yang sudah mobile-friendly. Saat ini, 55% konsumsi penggunaan media sosial terjadi pada perangkat mobile. Apabila mereka mengakses tautan website yang Anda bagikan melalui smartphone, mereka akan dihitung sebagai pengunjung mobile. Jangan sia-siakan kesempatan ini karena mereka bisa saja langsung keluar dari website Anda hanya karena desain website Anda belum mobile-friendly.

4. Website Mobile-Friendly Turut Menaikkan Peringkat di Mesin Pencari
Trafik yang masuk ke website mobile-friendly dapat menaikkan peringkat performa website Anda di mesin pencari. Bagaimana bisa? Jika website Anda hanya memiliki satu URL saja, pengunjung yang masuk melalui smartphone akan tetap dihitung berkunjung ke website Anda. Selain itu, website mobile-friendly akan membuat Anda up-to-date dengan algoritma Google terbaru, sehingga website Anda dapat tampil lebih baik di mesin pencari.

5. Tampil di Perangkat Mobile & Desktop dengan Baik
Terima kasih kepada desain responsif yang dimiliki oleh website mobile-friendly. Dengannya, website Anda dapat ditampilkan secara sempurna di segala perangkat, mobile maupun desktop. Tampilan apik akan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik bagi pengunjung website Anda. Kalau mereka, pengunjung website Anda, di tahun 2015 masih perlu scroll ke segala arah untuk melihat informasi di website Anda, itu artinya Anda ketinggalan jaman.

6. Lebih Mudah Mengurus Satu Website
Menggunakan website mobile-friendly artinya Anda hanya perlu mengurus satu website. Ya, satu website untuk semua karena memang dapat ditampilkan dengan baik pada perangkat apapun. Hal ini tentu berbeda dengan website mobile. Seperti yang diketahui, website mobile terpisah dari website versi desktop, dan Anda perlu memperbarui keduanya apabila ada yang perlu ditambahkan. Lebih merepotkan, bukan? Untuk mempermudah, Anda perlu membuat website mobile-friendly.

7. Pengalaman Pengguna Lebih Baik
Website mobile-friendly menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik. Seperti yang sudah disinggung pada bagian sebelumnya, pengunjung tidak perlu zoom in, zoom out, maupun geser ke kanan dan ke kiri hanya untuk mendapatkan informasi di website mobile-friendly Anda. Sebagai hasilnya, pengalaman pengguna yang baik dapat meningkatkan konversi pada website dan mengurangi angka rasio pentalan (bounce rate).

8. Smartphone Digunakan dalam Aktivitas Apapun
Hal ini berkaitan dengan tren smartphone yang meningkat tajam dalam beberapa waktu belakangan. Apapun aktivitasnya, saat ini orang-orang memiliki kecenderungan lebih besar untuk menggunakan smartphone. Ketika sedang nongkrong bersama teman, misalnya. Pasti ada waktu ketika kumpulan itu terdiam dan asik dengan smartphone masing-masing. Bahkan, kami dengar, 75% orang Amerika menggunakan smartphone ketika berada di (maaf) kamar mandi. Mengapa tidak memanfaatkan hal ini untuk bisnis Anda? Bisa jadi mereka malah mengakses website mobile-friendly Anda, dan bukan yang lain.

Anda dapat menghubungi Kami jika membutuhkan website mobile-friendly untuk bisnis Anda. Tidak hanya sembarang mobile-friendly saja, website Anda nanti juga akan dioptimasi untuk mesin pencari dalam rangka meningkatkan kesuksesan bisnis Anda di internet. Tunggu apa lagi, hubungi FikDesign sekarang juga!

Published in Blog FikDesign
Tuesday, 13 October 2015 03:30

OTG untuk Android apakah aman dari VIRUS ?

OTG merupakan singkatan dari On The Go, dimana seperti namanya memang cukup colok lalu pengguna bisa mengakses isi dari USB OTG ini langsung melalui smartphone Android miliknya. Tentu saja smartphone Android tersebut harus sudah memiliki fitur dukungan OTG di dalam sistemnya. Banyak yang bertanya mengenai tingkat keamanan menggunakan OTG, mulai dari masalah malware, virus, dan semacamnya. Menarik untuk dibahas tentunya, apakah pengguna Android yang sering menggunakan OTG rentan terinfeski virus?

Cara kerja OTG

OTG berbeda dengan kartu memori atau memory card dimana fungsi dari OTG adalah sebagai media untuk perpindahan data atau penyimpanan file dan data yang sifatnya sementara. OTG biasanya digunakan oleh perangkat Android yang tidak memiliki slot memori eksternal sehingga seringkali membutuhkan tempat penyimpanan untuk mengatasi masalah kapasitas memori internal yang semakin penuh.

Apakah OTG aman dari Virus?

Hingga saat ini masih dipermasalahkan apakah virus tersebut hanya bekerja di salah satu OS yaitu Windows atau Android karena melihat OTG ini menyediakan akses untuk perpindahan data antara dua sistem operasi tersebut. Hal ini dikarenakan virus, malware, dan semacamnya memiliki tempat menginfeksi yang berbeda apalagi ini untuk dua sistem operasi yang berbeda di platform berbeda juga.

Tetapi OTG rentan mengandung virus ketika melakukan perpindahan data dari PC ke Android atau sebaliknya dan di dalam file tersebut ada virus yang dibawa. Misalnya download file di PC yang tidak disadari ternyata mengandung virus Android lalu menggunakan OTG memindahkan ke Android, sama juga proses sebaliknya. Barulah OTG menjadi sebuah tempat perpindahan virus tersebut ke OS yang tepat.

Kesimpulannya adalah setiap virus memiliki tempat infeksinya sendiri yaitu sistem operasi. jika OTG tersebut mengandung virus PC, maka tidak akan ada dampaknya ke smartphone Android milikmu. Tetapi jika ingin lebih aman lagi, kamu bisa mengaktifkan enkripsi di bagian penyimpanan untuk membuat diri kamu lebih nyaman karena merasa OTG tersebut aman dari virus.

Published in Blog FikDesign

Saat ini, HP Android jadi gadget paling populer di dunia. Hampir semua orang punya, terutama di Indonesia. Buktinya, kamu yang lagi baca artikel ini juga punya HP Android, kan? Di dalamnya, pasti banyak aplikasi buat chatting. Tapi yakin semuanya berguna buat kamu? Inilah 5 aplikasi chat yang harusnya nggak dipasang di HP Android kamu.

Di antara aplikasi-aplikasi berikut, pasti ada minimal satu, atau mungkin semuanya yang kamu pasang di HP Android kamu. Tapi sadar atau tidak, ada juga aplikasi yang nggak kamu butuhin, atau bahkan mengganggu dan merugikan kamu. Kita bahas satu-satu ya!

1. Talk

Aplikasi chat dari Path ini kayaknya nggak begitu populer, ya? Sifatnya pribadi banget, kayak Path. Jadi kamu cuma bisa chatting sama teman Path kamu yang udah download aplikasi Talk juga. Di aplikasi ini ada fitur Smart Status yang bisa mantau teman Path kamu lagi ada di mana, lagi dengerin lagu, baca buku, atau nonton film apa, terus baterainya tinggal berapa persen. Buat apa coba? Kan kamu bisa mantau di Path-nya langsung.

Terus yang lebih aneh lagi, chat history kamu akan terhapus secara otomatis dalam 7 hari. Katanya sih, karena mereka serius dalam menjaga rahasia kamu. Aplikasi chat kayak gini kayaknya nggak terlalu kamu butuhin.

2. BBM

BlackBerry Messenger atau yang biasa kita kenal dengan sebutan BBM merupakan aplikasi chat yang sangat populer. Bahkan banyak orang rela membeli perangkat smartphone BlackBerry yang harganya cukup mahal hanya untuk menikmati aplikasi chat BBM. Identitas akun seorang pengguna BBM ditampilkan dalam bentuk PIN yang susah diingat. BBM juga menyediakan fitur group chat yang rame banget notification-nya. Walaupun bisa kamu matiin juga, sih.

Terus, karena kita bisa update status di BBM, kebayang kan gimana banyaknya curhatan teman-teman kamu? Di antara status BBM teman kamu, terselip juga iklan produk dan aplikasi. Informatif sih, tapi kadang ganggu juga. Sejak muncul aplikasi Android-nya, semakin banyak aja orang yang pakai BBM. Tapi kayaknya nggak banyak perubahan. Terakhir mereka cuma bikin tampilan material design biar pas dipakai di Android Lollipop.

3. WhatsApp

Aplikasi chat ini kayaknya hampir ada di semua HP Android. Udah kayak aplikasi wajib yang nggak afdol kalo nggak terpasang. Tapi, banyak sisi kelam juga dari WhatsApp yang kamu nggak tahu.

Kamu dan teman-teman kamu di suatu grup pasti sering banget nge-share berbagai macam gambar dan video dari yang bener sampe yang aneh-aneh. Tanpa kamu sadari, semua gambar dan video itu bikin SD Card kamu penuh. Apalagi kalau kamu pakai SD Card yang cuma 512 MB. Terus, semua orang bisa menghubungi kamu lewat WhatsApp asalkan mereka punya nomer telepon kamu. Jadi nggak ekslusif lagi, deh.

4. LINE

Hal yang paling mengganggu dari aplikasi ini adalah notifikasi game dari teman kamu. Iya sih enak kalau kamu main game yang sama, kamu bisa dapet banyak item gratis. Tapi biarpun kamu nggak main, atau pernah main tapi dihapus lagi, teman-teman kamu akan tetap mengirimkan berbagai item game yang pasti masuk ke notifikasi chat juga. Kamu akan ngerasain dalam sehari dapat puluhan, bahkan ratusan chat dari teman-teman kamu, tapi nggak ada satu pun yang ngajak kamu ngobrol. Apalagi kalau kamu udah senang dapet notif chat dari gebetan, eh ternyata cuma undangan Let's Get Rich. Sedih kan?

LINE juga menyediakan banyak stiker untuk chat. Tapi yang keren-keren, lucu-lucu, atau tokoh favorit kamu pasti stikernya berbayar. Kamu rela ngeluarin duit cuma demi stiker? Atau kamu bisa sih dapetin gratis, tapi butuh usaha ekstra. Aplikasi ini juga ukurannya besar dan membutuhkan banyak memori, jadi nggak perlu dipasang di HP Android kamu.

5. Facebook Messenger

Kamu pasti punya Facebook, kan? Punya banyak teman, kan? Aplikasi Messenger mempermudah kamu mengobrol teman-teman Facebook kamu. Tapi yang jadi pertanyaan adalah, apakah kamu masih sering chat lewat Facebook? Terus teman-teman kamu juga, apakah masih ada yang chatting di Facebook? Kayaknya makin ke sini makin jarang deh.

Lagipula ukurannya gede banget untuk sebuah aplikasi chat yang fiturnya nggak terlalu banyak. Jadi kalo mau chat lewat Facebook, di browser juga bisa kok. Tapi kalau memang ternyata intensitas chat kamu di Facebook cukup tinggi, misalnya kamu punya online shop.

Dari semua aplikasi chatting populer di atas, ternyata nggak semua kamu butuhin, kan? Buat apa kamu punya banyak aplikasi chat kalau teman yang kamu ajak ngobrol dia-dia juga? Buat apa kamu punya grup di WhatsApp, grup di BBM, grup di LINE, kalo anggotanya orang-orang yang sama? Emangnya pembicaraan grup kamu di LINE sama di BBM akan beda dengan obrolan di WhatsApp? Sama aja kan? Bagaimana pendapat kamu?

Published in Blog FikDesign